Kapolres Lampung Selatan Berikan Rumah pada Warga Tak Mampu dan Sakit

REAKSI.CO.ID–Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin meresmikan dan menyerahkan kunci rumah bantuan kepada ibu Nurhasanah warga Dusun Sabah Bucu Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.Kamis, (15/12/22) sekira pukul 08:00 wib.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengucapkan terimakasih kepada tim yang telah bekerja kurang dari satu bulan, siang dan malam dari mempersiapkan bahan bangunan hingga menjadi bagus seperti saat ini.

“Alhamdulilah dipagi ini kita bisa memberikan bantuan kepada ibu Nurhasanah, kita sebagai manusia biasa agar bisa bermanfaat kepada saudara – saudara, kita harapannya adalah tidak berhenti sampai disini kedepannya bisa saling membantu, insyaallah apa yang sudah kita lakukan ini menjadi berkah untuk kita semua,” jelas AKBP Edwin.

Janjikan Berangkat TKI, Sepasang Suami Isteri Bawa Uang Korban Rp 75 Juta

Saudara ibu Nurhasanah sebelumnya tinggal menumpang dirumah tidak layak huni/gubuk milik warga dengan kondisi sedang sakit lumpuh dan menderita luka infeksi pada puggung, ia hanya ditemani oleh seorang suami yang tunakarya tanpa anak.

Saat ini ibu Nurhasanah menerima bantuan satu unit rumah layak huni diatas sebidang tanah dari Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin. Sertifikat bidang tanah diserahkan langsung oleh Kepala BPN Lamsel Hotman Saragi kepada ibu Nurhasanah.

Selanjutnya dari Dinas Sosial Lampung Selatan menyerahkan dan memberikan bantuan enam ekor kambing, satu buah kandang kambing serta perabotan rumah tangga.

“terkhusus untuk ibu Nurhasanah dan keluarga harapannya semua yang telah diberikan bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang lama” tutup AKBP Edwin.

Kaget Pergoki Pria Tanpa Pakaian di Kamar Ibu, Sang Anak Digelandang Polisi

Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Lampung Selatan , Kepala BPN Lamsel Hotman Saragi, Kadis Sosial Lamsel Martoni Sani, Camat Kalianda Zaidan, Kades Kedaton Djunaidi, Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Selatan Ny. Mariska Edwin, Kapolsek Kalianda dan tokoh masyarakat. (Red)